Pola Akses Bioenergi (Pemanfaatan) V. 2
Niat. Akses Bioenergi diawali dengan niat melalui doa dan zikir (sperti contoh diatas). Dengan niat yang dibarengi sikap santai, rileks, fokus dan pasrah pada Allah SWT., maka Bioenergi akan mengalir ke tubuh praktisi Bioenergi melalui generator tubuh sebagai jalur spiritual yang dimiliki manusia. Aliran Bioenergi dapat dirasakan sebagai getaran-getaran halus di puncak kepala (generator kepala) yang kemudian didistribusikan ke seluruh jalur-jalur energi di bawahnya melalui pintu-pintu energi. Bioenergi juga didistribusikan ke kelenjar-kelenjar dan organ-organ tubuh di sekitar jalur energi. Denyutan-denyutan lembut di berbagai lokasi tubuh pun akan dirasakan dan dinikmati kelembutannya. Hal ini merupakan salah satu sensasi adanya aliran energi Ilahi.
Ketika proses Adjustment sedang berjalan, maka zkir-zikir kepada Allah SWT secukupnya di dalam hati tanpa mengganggu sikap meditasi dan rileksasi yang sedang dialaminya. Bahkan zikir-zikir justru akan menambahkan kualitas energi semangkin kuat, deras dan semangkin bercahaya. Proses Adustment dengan zikir-zikir sangat efektif untuk penyembuhan dan peningkatan spiritualitas, di samping menjadikan organ-organ psikis lebih peka terhadap fenomena halus.
Energi positif yang masuk akan mendesak energi-energi negatif keluar lewat jalur energi telapak tangan, jalur telapak kaki, jari-jari keduanya. Pori-pori tubuh, hembusan napas, saluran pembuangan juga menjadi jalur keluarnya energi negtif. Secara fisik, masuk dan keluarnya energi dapat dirasakan dalam bentuk tiupan angin denyutan, rasa panas, dingin. Dibarengi zikir-zikir, maka energi negatif baik secara fisik maupun psikis, yang bersarang di dalam tubuh akan keluar dengan skala lebih besar.
Setelah melakukan proses yakin dan niat, maka energi Ilahi akan masuk ke tubuh akan mencari sendiri tempat-tempat bersarangnya energi negatif, baik lapisan tubuh fisik, psikis, mental maupun tubuh spiritual. Bioenergi dengan kecerdasannya akan secara otomatis mampu mengusir atau menetralisir energi-energi negatif dan energi penyakit, baik yang terdeteksi maupun yang belum diketahui. Ini juga merupakan keunikan Bioenergi yang tidak membutuhkan visualisasi, konsentrasi atau scanning apa pun, karena Bioenergi diciptakan Allah SWT memiliki kecerdasan yang luar biasa.